SMK Negeri 1 Popayato Timur Gelar Pesantren Ramadhan dan Bible Camp 2026: Wujudkan Generasi Berkarakter, Beriman, dan Toleran
Popayato Timur - Dalam upaya menumbuhkan karakter religius, membangun akhlak mulia, serta memperkuat jiwa toleransi antar murid, SMK Negeri 1 Popayato Timur melaksanakan Kegiatan Keagamaan Pesantren Ramadhan bagi Murid Muslim dan Bible Camp bagi Murid Kristiani. Dua kegiatan besar ini digelar secara bersamaan pada minggu kedua bulan Ramadhan, yakni tanggal 23 - 27 Pebruari 2026 dan menjadi momentum penting dalam pembinaan karakter murid.
Kegiatan Pesantren Ramadhan berfokus pada pendalaman ibadah, kajian keislaman, pembinaan akhlak mulia, serta penguatan literasi Al-Qur'an. Para murid mengikuti rangkaian aktivitas seperti ceramah tematik, tadarus, praktik ibadah, hingga game edukatif bertema Ramadhan. Para pemateri yang terdiri dari Pendidik di lingkungan sekolah memberikan arahan dan bimbingan untuk menumbuhkan pemahaman tentang makna puasa serta peguatan kepribadian spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, kegiatan Bible Camp bagi murid Kristiani berlangsung dengan penuh antusias. Program ini diisi dengan renungan, pembinaan karakter Kristiani, studi Alkitab, pelatihan kepemimpinan rohani, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang menekankan nilai saling menghargai dan menebarkan kasih kepada sesama. Melalui bimbingan pendeta pembina dan pendidik yang beragama kristiani, murid difasilitasi untuk memperkuat iman dan membangun mental positif.
Kepala sekolah menyampaikan kedua kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen sekolah dalam memberikan ruang pembinaan keagamaan yang inklusif. "Kami ingin seluruh murid, apapun keyakinannya, mendapatkan pendidikan berbasis iman dan akhlak, serta tumbuh sebagai pribadi yang toleran dan saling menghargai," ujarnya
Dengan terselenggaranya Pesantren Ramadhan dan Bible Camp, sekolah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter, rendah hati, mampu membawa nilai-nilai kebaikan dan terutama dalam membangun sikap toleransi antar umat beragama baik di lingkungan sekolah, maupun masyarakat.
Kegiatan ini resmi ditutup dengan sesi refleksi dan buka puasa bersama, menandai semangat kebersamaan dan keberagaman yang harmonis di lingkungan sekolah.
(admin, red)