Bukan Sekedar Simulasi, SMK Negeri 1 Popayato Timur Tempah Kesiapan Murid Kelas XII Hadapi TKA Oktober Mendatang
Popayato Timur – Detik demi detik menjadi bagian penting dari proses persiapan masa depan. Layar komputer menyala, para siswa mulai tekun membaca instruksi, konsentrasi dipusatkan, dan setiap soal dijawab dengan penuh kesungguhan. Suasana khidmat tersebut mewarnai pelaksanaan tryout mandiri melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Pusmendik (Pusat Asesmen Pendidikan) bagi siswa kelas XII SMK Negeri 1 Popayato Timur. (21/9/2026)
Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Oktober mendatang, pihak sekolah menegaskan tidak ingin para siswa hanya datang dengan membawa harapan. Mereka ditempa untuk datang dengan kesiapan matang, pengalaman teknis, kedisiplinan, serta kepercayaan diri yang tinggi.
Siswa dari berbagai konsentrasi keahlian mulai dari Agribisnis Tanaman (AT), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), hingga Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengambil bagian secara penuh dalam kegiatan ini. Bagi sekolah, tryout mandiri melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pembelajaran) ini menjadi momentum krusial untuk mengukur peta kesiapan sekaligus mengevaluasi hal-hal yang perlu disempurnakan sebelum pelaksanaan TKA yang sesungguhnya.
Kepala SMK Negeri 1 Popayato Timur, Amirudin Ismuhu, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda rutin.
"Tryout mandiri melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pembelajaran) ini bukan sekadar mencoba sistem atau mengerjakan soal. Ini adalah proses membangun kesiapan. Kami ingin siswa merasakan suasana yang mendekati kondisi sebenarnya, sehingga ketika TKA dilaksanakan pada Oktober nanti, mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan, bagaimana mengatur waktu, menjaga konsentrasi, dan yang paling penting, percaya pada kemampuan dirinya sendiri," tegas Amirudin.
Ia menambahkan, sekolah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan mempersiapkan diri secara optimal.
"Kami tidak ingin ada siswa yang memasuki ruang TKA dengan rasa takut karena belum siap. Mulai dari sekarang kita bangun kesiapan itu. Guru mendampingi, sekolah memfasilitasi, orang tua memberikan dukungan, dan siswa harus mengambil bagian dengan kesungguhan," ujarnya.
Sinergi dan dukungan penuh juga ditunjukkan jajaran Wakil Kepala Sekolah bersama para Ketua Jurusan AT, RPL, dan TKJ dan Para Guru dalam mengawal kesiapan siswa, baik dari segi penguasaan materi akademik maupun keandalan sarana teknis. Tak hanya di lingkungan sekolah, SMKN 1 Popayato Timur juga merangkul para orang tua untuk berperan aktif. Perhatian sederhana, motivasi, mengingatkan jadwal belajar, serta menciptakan suasana rumah yang kondusif diyakini menjadi suntikan energi positif bagi mental para siswa.
Bagi siswa kelas XII, perjalanan menuju TKA Oktober bukan sekadar tentang menghadapi tampilan tes pada layar komputer. Ini adalah panggung pembuktian atas proses belajar, kedisiplinan, dan perjuangan panjang selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Popayato Timur. Sebab kesiapan sejati tidak pernah lahir dalam semalam, ia dibangun dari latihan berkelanjutan, pendampingan, dan keberanian untuk terus berjuang. Bersama dewan guru, orang tua, dan pimpinan sekolah, seluruh siswa kelas XII SMKN 1 Popayato Timur kini siap menatap Oktober dengan satu tekad: datang lebih siap, tampil lebih percaya diri, dan meraih hasil terbaik.
SMK Negeri 1 Popayato Timur - Bersiap hari ini hadapi tantangan esok dengan penuh percaya diri
(admin, red)