Pohuwato — SMKN 1 Popayato Timur melaksanakan kegiatan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) yang berlangsung mulai tanggal 6 hingga 8 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi siswa untuk mengukur kemampuan sesuai bidang keahlian masing-masing sekaligus sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Direktur SMKN 1 Popayato Timur, Amirudin Ismuhu, dalam keterangannya menegaskan bahwa proses menuju kompetensi tidaklah instan. “Proses tidak pernah instan, tetapi setiap tahapan yang dilalui akan menguatkan kemampuan kalian,” ujarnya. Ia juga berharap pelaksanaan UKK tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masa depan siswa. “Harapannya, UKK ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat dalam dunia kerja maupun kehidupan selanjutnya,” tambahnya.
Pelaksanaan UKK ini turut melibatkan penguji eksternal dari dunia industri dan dunia usaha (DUDI), yang berperan penting dalam memberikan penilaian berbasis standar kerja nyata.
Pengawas bina, Siane K. Amiri, menyampaikan bahwa kehadiran para penguji eksternal menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan ujian ini. “Kehadiran penguji eksternal dari dunia industri dan usaha menjadi jembatan bagi siswa menuju dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Siane K. Amiri juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga tahap akhir penilaian. “Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik hingga penilaian akhir nanti,” tuturnya.
Dengan pelaksanaan UKK ini, diharapkan para siswa SMKN 1 Popayato Timur mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
(Oyan, red)